Selamat Jalan Mamita Jupe


tak lelah meniti tatanan, tak jengah menata titian

Yuli Rachmawati; Yuli; Rachmawati; Julia Perez; Julia; Perez; Jupe; Jupenizer; Jupe Army; Kirana Azalea; Adib Rifqi Setiawan; Adib; Rifqi; Setiawan; AdibRS; Adib RS; Alobatnic; Pelantan; Santri Scholar; Santri; Scholar; Menjilati Yuli;

Buat sebagian orang, Yuli Rachmawati yang biasa disapa Jupe hanyalah penghibur (entertainer). Bagi sebagian orang, Jupe adalah makhluk Tuhan paling istimewa yang senantiasa dicinta tanpa pernah luntur. Sedangkan untuk sebagian lainnya, Jupe adalah seorang wanita dengan kesan cemar yang mereka pandang lacur. Saya sendiri adalah penggemar berat Jupe sejak awal kariernya dengan kekaguman yang tak pernah berkurang. Meski kini tak terlampau mengungkapkan dengan lantang (hanya sahabat sejak SMP yang tahu hal ini).

Sebagian orang boleh menganggap saya melakukan pekerjaan sia-sia. Sesekali duduk terpaku selama beberapa waktu, menikmati beragam jenis sajian unjuk rasa yang dihadirkan atau menyinggung nama seorang Julia. Betapa tololnya mengabdikan mata demi menikmati sajian dari sesama manusia biasa yang derajatnya tampak setara (walau mungkin martabatnya beda)?

Tapi tahukah mereka bahwa menikmati sajian tersebut merupakan peristiwa yang sangat bermakna buat saya. Satu peristiwa yang memberikan sebuah penghiburan, menyuntikkan sejumlah pengharapan. Satu peristiwa yang bisa mencairkan sukma ketika rasa lara gundah gulana didera. Satu peristiwa yang bisa memperingatkan diri ketika dihinggapi rasa kesombongan.

Sekarang, Yuli alias Jupe sudah berpindah dimensi alam. Di usia yang belum genap 40 tahun, dirinya sudah menganyam namanya menjadi sanggam. Dengan tetap memperhatikan segala yang telah diperbuatnya, rasanya tak berlebihan kalau harapan dipanjatkan pada Penguasa Semesta. Harapan agar Jupe mendapat cinta dari Sang Pencipta.

Jupe berpindah dimensi alam saat usianya 37 tahun kurang 35 hari. Selama waktu itu, dirinya tak lelah mengayuh perjalanan yang dilakoni. Perjalanan yang dilakoni Jupe adalah perpaduan ikhtiar dan takdir. Sebagian orang boleh saja mencibir. Meski demikian, Jupe tak langsir ungkapan nyinyir yang dialamatkan padanya dari para tukang pandir. Biarpun sebagian orang sirik tiada akhir, Jupe terus tetap mengalir.

Sah-sah saja kalau dirinya merasa gembira ikhtiar yang dilakukan selaras dengan takdir yang digariskan. Lebih dari itu, Jupe patut gembira lantaran kegembiraannya juga bisa menggembirakan manusia lainnya. Sah-sah juga kalau saya menyebut wanita kelahiran 15 Juli 1980 tersebut adalah guru. Seorang yang rekam jejaknya layak di-tiru (menginspirasi) dan pernyataannya pantas di-gugu (memotivasi).

Perjalanan Jupe menginspirasi dan memotivasi untuk selalu berserah pada Allah [الإسلام]. Salah satu wujud keberserahan adalah selalu rela dengan takdir terburuk dari Allah. Kerelaan pada takdir terburuk dari Allah merupakan upaya menghindari amarah dan tak kabur dari rasa  syukur. Pasalnya amarah cenderung menggiring mata untuk memandang segala yang nista.

Segala penataan pagelaran Sang Pencipta harus senantiasa diterima dengan legowo. Segala yang ditatakan Pencipta adalah wujud kekuasaan Ilah [إله‎‎] dan kasih Rabbi [رب‎‎]. Jupe menunjukkan pada saya untuk mampu mengendalikan diri bebas dari rasa takut dan duka cita. Kepada Ilahi-Rabbi, Jupe selalu berserah. Kepada kata-kata yang dialamatkan padanya, Jupe selalu terserah. Sehingga mampu menjalani keseharian biasa saja menuju Allah (Jawa: ngalah).

Manusia diciptakan dari Allah dan menuju (Jawa: ngo) ke Allah (Jawa: Alah). Pandangan fisika menuturkan bahwa kembali tak dimungkinkan secara waktu. Dalam waktu, pergerakan tak bisa dilakukan mundur namun terus maju. Karena posisi awal dan akhirnya sama, maka tidak terjadi perpindahan.

Tidak terjadi perpindahan bukan berarti tidak menempuh perjalanan. Pandangan fisika menuturkan bahwa jarak tempuh sejauh apapun ketika posisi akhir sama dengan posisi awalnya, dapat disebut tidak terjadi perpindahan. Seluruh ciptaan Ilahi-Rabbi tak bisa lepas atas pola mengikuti dan berada dalam batas kelangsungan ‘dari’ ke ‘menuju’ dan berpuncak membentuk lingkaran [إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ].

Entah lingkaran itu tersusun atas lurusan-lurusan atau lurusan-lurusan yang membentuk lingkaran, tak jelas. Sama tak jelasnya dengan segala peristiwa yang dialami. Tak jelas peristiwa itu memberi rasa suka atau duka karena ukuran suka dan duka tergantung suasana yang sedang dirasa. Yang jelas, segala peristiwa harus segala peristiwa harus diterima dengan legowo.

Dengan legowo menerima segala penataan pagelaran Sang Pencipta [رَاضِيَةً], sembah rasa cinta pada Ilahi-Rabbi bisa terus menggelora. Gelora sembah rasa yang membuat manusia tak lelah menyapa Allah agar dianugerahi setitik Cinta dari-Nya [مَرْضِيَّةً]. Setitik Cinta yang bisa menjadikan makhluk berperasaan berjumpa Pencipta dengan sapaan mesra:
يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ ارْجِعِي إِلَى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَرْضِيَّةً فَادْخُلِي فِي عِبَادِي وَادْخُلِي جَنَّتِي ۞
[القرآن الكريم سورة الفجر : ٢٧ - ٣١]

Sapaan mesra yang membuat surga dan neraka tak lagi menjadi perkara penting. Sebab yang paling penting adalah berada dalam keadaan sepenuhnya terserap ‘hilang’ menjadi bagian Kirana (kata lain dari Cahaya), ‘satu perkara’ yang tak memiliki massa dan usia. Kirana menjadi ‘satu perkara’ yang memperlihatkan batas keberlakuan ilmu fisika. Pandangan fisika menuturkan bahwa segala yang ada di semesta ini lambat laun akan hancur, sedangkan Kirana selalu ada.

Satu-satunya cara semesta agar tidak hancur hanyalah manunggal dengan Kirana, yang dituturkan bahwa:
اللَّهُ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ مَثَلُ نُورِهِ كَمِشْكَاةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ ۖ الْمِصْبَاحُ فِي زُجَاجَةٍ ۖ الزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّيٌّ يُوقَدُ مِنْ شَجَرَةٍ مُبَارَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِيءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ ۚ نُورٌ عَلَىٰ نُورٍ ۗ يَهْدِي اللَّهُ لِنُورِهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ ۗ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ ۞
[القرآن الكريم سورة النّور : ٣٥]


Kudus
10 Juni 2017, 12:30
Alobatnic, A Huge Fan of Jupe

Catatan lain mengenai Yuli:
[1] Menjilati Yuli [lihat]
[2] Membaca Julia [lihat]
[3] Dari Yuli Hingga Julia [lihat]